Kawasan

Butuh Nama Jalan Untuk Pulau Hasil Reklamasi, DKI Gelar Sayembara

Konstruksi Media – Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekda DKI Jakarta, Afan Adriansyah Idris mengatakan, Pemprov DKI melalui Jakarta Experience Board (JXB)/PT Jakarta Tourisindo menggelar Sayembara Penamaan Jalan di Kawasan Pantai Kita dan Kawasan Pantai Maju, Jakarta Utara.

Pantai Kita dan Pantai Maju berada di kawasan pulau hasil reklamasi yang dulu sempat dipersoalkan.

Dengan adanya sayembara, pihaknya menginginkan adanya kolaborasi membangun Ibu Kota akan semakin mudah dan cepat jika masyarakat turut andil di dalamnya. Selain itu juga diharapkan akan ada rasa kepemilikan dari masyarakat atas tempat itu.

Baca Juga:  Usung Konsep Eco-Park, PIK2 PSN Miliki Luas Proyek 1.755 Hektare

“Jika pembangunan Ibu Kota dilakukan dengan cara berkolaborasi langsung bersama masyarakat, maka akan tercipta rasa kepemilikan dan rasa bangga. Bahwa dalam kawasan ini, ada peran masyarakat yang ikut mewarnai. Sehingga nantinya masyarakat akan lebih bisa menjaga kebersihan, keindahan dan keamanan di kawasan tersebut,” ujar Afan di Jakarta, Rabu (25/8/2021).

Sayembara dimulai pada hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2021 dan akan ditutup pada 13 September 2021. Sayembara ini menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam perwujudan Jakarta sebagai Kota Kolaborasi.

Lebih lanjut Afan menyampaikan, sayembara Penamaan Jalan ini dilakukan untuk mengumpulkan ide penamaan 5 (lima) ruas jalan, 1 (satu) bundaran, 3 (tiga) jembatan dan 2 (dua) taman di Kawasan Pantai Kita dan Pantai Maju. Menurutnya, masyarakat dapat memberikan ide nama jalan yang menarik yang dapat merepresentasikan kearifan lokal, sehingga dapat mudah dikenal oleh masyarakat.

Baca Juga:  Grand Cempaka Business Bakal Direvitalisasi, Lebih Berwajah Batavia

“Pemprov DKI Jakarta bersama JXB siap untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin menyumbangkan idenya. Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam penamaan jalan ini, silakan mengirimkan proposal atau materi ide-nya melalui instagram,” katanya. 

Terkait mekanismenya, Afan mengatakan, peserta sayembara baik individu maupun kelompok dapat membuat sebuah proposal yang berisi filosofi dari nama dan landmark yang ingin diberi nama.

Kemudian, Peserta mengunggah usulan nama dan filosofi di platform sosial media Instagram dengan menggunakan hashtag #KitaKasihNama dan #JadilahBagianSejarah, serta menandai akun @jxboard, @dkijakarta serta @plusjakarta.

Proposal dengan format pdf tersebut dapat dikirimkan ke email kitakasihnama@jxboard.co.id dengan rincian isi proposal sebagai berikut;

1. Profil data diri.

Baca Juga:  Dongkrak Wisata, Brantas Abipraya Selesaikan Penataan Kawasan Pantai Kupang

2. Nama jalan dan landmark yang diusulkan.

3. Filosofi.

4. Latar belakang dan keterkaitan nama.

“Pemenang akan diumumkan pada 1 Oktober mendatang dan terdapat total hadiah uang tunai sejumlah lebih dari 50 juta rupiah. Kami berharap masyarakat dapat ikut meramaikan sayembara ini dan menjadi bagian dari sejarah karena telah berkolaborasi langsung dalam pembangunan Ibu Kota,” tutup Afan.***

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button