Oil & Gas

Hutama Karya Gunakan HDD Bangun Jaringan Gas Di Jatim

Pembangunan jargas ini ada di lima kabupaten di Jawa Timur.  Kami akan gunakan HDD sebagai teknologi pengeboran untuk pipa untuk pemasangan pipa air bersih, air limbah, minyak, dan gas

Ferry Febrianto, Direktur Operasi II Hutama Karya

Konstruksi Media– PT Hutama Karya (Persero) mengaku akan menggunakan teknologi Horizontal Directional Drilling (HDD) dalam membangun jaringan gas (jargas) di kawasan Jawa Timur (Jatim).

Proyek jargas ini didapatkan Hutama Karya setelah mendapatkan kontrak baru dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Pembangunan jargas ini ada di lima kabupaten di Jawa Timur.  Kami akan gunakan HDD sebagai teknologi pengeboran untuk pipa untuk pemasangan pipa air bersih, air limbah, minyak, dan gas,” ujar Direktur Operasi II Hutama Karya, Ferry Febrianto dalam keterangan tertulis, Kamis (20/5/2021).

Baca Juga:  PMN Rp30,56 Triliun Cair, Hutama Karya 'Gas Pol' Proyek Trans Sumatera

Pihaknya memastikan, pengerjaan proyek ini ramah lingkungan dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar. Proyek tersebut merupakan proyek Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan total sambungan sepanjang 33.706 SR,”

“Pembangunan jargas itu berlokasi di Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Bojonegoro, dan Kabupaten Lamongan,” katanya.

Proyek senilai ratusan miliar ini akan digarap selama kurang lebih tujuh bulan dan ditargetkan rampung pada Desember 2021. Dia berharap proyek ini dapat berjalan dan selesai tepat waktu.

“Di pertengahan tahun ini, Hutama Karya kembali membuktikan portofolio perusahaan yang baik di bidang proyek EPC dengan di raihan ya kepercayaan stakeholder kepada perusahaan untuk membangun proyek jargas yang cukup besar,” katanya.

Baca Juga:  Sediakan Kapal dan Fasilitas Bunkering LNG, PGN Gandeng PIS

Sebelum menggarap proyek ini, Hutama Karya juga telah menggarap beberapa proyek jargas di antaranya, proyek jargas rumah tangga di Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten Musi Banyuasin sepanjang 12.189 SR pada 2020 dengan nilai kontrak sebesar Rp140,7 miliar.

Lalu, proyek jargas rumah tangga di Kabupaten Aceh Utara dan Kota Dumai sepanjang 9.300 SR pada 2019 dengan nilai kontrak sebesar Rp90,9 miliar, dan proyek jargas rumah tangga di Kota Medan dan Kab. Deli Serdang sepanjang 10 ribu SR pada 2018 dengan nilai kontrak sebesar Rp113 miliar. ***

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button