Site icon Konstruksi Media

Skeman FLPP ke BP Tapera Diklaim Tak Ganggu Pembiaayaan Rumah Subsidi

Konstruksi Media – Perpindahan dana subsidi dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) ke BP Tapera (Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat) tidak mengganggu proses pembiayaan rumah subsidi.

Hal itu disampaikan Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Arief Sabarudin.

“Secara garis besar, kami sudah menyiapkan semuanya. BP Tapera pun sepakat bahwa tidak ada layanan yang terganggu. Mari kita bersama-sama mengawal, bersabar, dan koreksi bersama,” ujar Arief Sabaruddin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (5/12/2021).

Arief menuturkan, sesuai aturan dari amanah Peraturan Menteri Keuangan Nomor 111/PMK.06/2021 tentang Mekanisme Pengalihan Dana FLPP dari PPDPP ke BP Tapera, seluruh tugas PPDPP dalam rangka peralihan dana bantuan pembiayaan perumahan FLPP ke BP Tapera yang harus diselesaikan akhir 2021 ini telah terpenuhi.

PPDPP telah menyelesaikan review dari BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) terhadap seluruh dana FLPP yang telah dialokasikan dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) pada pos pembiayaan investasi untuk PPDPP dan telah dicairkan sejak tahun anggaran 2010 sampai dengan APBN tahun pelaksanaan pengalihan.

“PPDPP juga telah menyiapkan dokumen Perjanjian Tripartit dalam rangka penyaluran FLPP antara PPDPP, Bank Pelaksana Penyalur FLPP, dan BP Tapera,” katanya.

Saat ini PPDPP telah menyelesaikan seluruh berkas BAST (Berita Acara Serah Terima) terkait Tata Kelola, Aset dan SDM yang merupakan tindak lanjut dari Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 1187/KPTS/M/2021 tentang Pengalihan Fungsi Pengelolaan Dana FLPP pada PPDPP kepada BP Tapera.

“Secara garis besar, kami sudah menyiapkan semuanya, BP Tapera sepakat bahwa tidak ada layanan yang terganggu. Mari kita bersama-sama mengawal, bersabar, dan koreksi bersama,” ungkapnya.

Beragam dukungan dan harapan dari para pengembang perumahan terus mengalir terhadap peralihan FLPP ke BP Tapera. Seperti yang disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Perumahan Real Estate Indonesia (REI), Moerod, yang berharap agar proses peralihan yang sedang dilakukan saat ini dapat berjalan lancar dan singkat.

“Kami merasakan PPDPP selama ini sangat luar biasa, memposisikan kami sebagai mitra dan membantu para anggota kami,” imbuh Moerod.

Pengurus Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional (ASPRUMNAS) Muhammad Syawali berharap peralihan FLPP ini dapat melanjutkan program yang selama ini telah berjalan di PPDPP dan dapat ditingkatkan “Kami apresiasi PPDPP sangat luar biasa melayani kami, dan selalu memberikan solusi dari apa yang kami hadapi,” ujar Syawali.

Komentar yang sama juga disampaikan oleh Endang Kawidjaja, Ketua Umum Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) maupun Daniel Djumali, Sekjen Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi), di mana kecepatan layanan yang selama ini dilakukan oleh PPDPP dapat dipertahankan dan ditingkatkan ketika dikelola oleh BP Tapera.***

Exit mobile version