Mobilisasi Lahan 8 Ruas Tol Trans-Sumatera, Hutama Karya Butuh Rp 4,6 Triliun

Jakarta, Konstruksi Media– PT Hutama Karya (Persero) terus mempercepat pembangunan Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) Tahap I. Hingga saat ini, terdapat delapan ruas yang sedang dalam tahap konstruksi yakni Tol Sigli-Banda Aceh (Seksi 1, 2, 5, 6), Tol Kisaran-Indrapura, Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat, dan Tol Simpang Indralaya-Muara Enim. Kemudian Tol Padang-Sicincin, Tol Pekanbaru-Pangkalan, Tol Bengkulu-Taba Penanjung, Tol Binjai-Pangkalan Brandan. Total panjang kedelapan ruas tersebut mencapai 533 kilometer, dengan investasi senilai Rp 87,2 triliun. Estimasi nilai investasi ini termasuk ongkos konstruksi, dan pembebasan lahan.

Menurut Executive Vice President Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Hutama Karya, J. Aries Dewantoro, hingga akhir Desember 2021, progres pembebasan lahan untuk sisa ruas JTTS Tahap I diperkirakan sekitar 335 kilometer. “Ini merupakan angka ekuivalen yang masih dalam tahap pembebasan dan membutuhkan dana sebesar kurang lebih Rp 4,6 triliun,” ujar Aries menjawab Kompas.com, Senin (10/05/2021). Jika kelak tuntas terbangun, JTTS Tahap I akan membentang sepanjang 1.065 kilometer yang akan menelan investasi senilai Rp 152,266 triliun. Aries menambahkan, Hutama Karya telah mendapatkan tambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) dari APBN Tahun 2021 untuk melanjutkan pengusahaan JTTS Tahap I yakni senilai Rp 6,2 triliun. “PMN tersebut dialokasikan untuk Tol Sigli-Banda Aceh, Tol Lubuk Linggau-Bengkulu dan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat,” ungkap Aries.

Selain kedelapan ruas yang masih tahap konstruksi, JTTS Tahap I juga mencakup Tol Medan-Binjai, Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Tol Palembang-Indralaya, Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang, Tol Pematang Panggang-Kayu Agung, Tol Pekanbaru-Dumai, dan Tol Sigli-Banda Aceh (Seksi 3 dan 4). Ketujuh ruas tol sepanjang 531 kilometer tersebut sudah tuntas pembangunannya dan telah beroperasi penuh. Adapun untuk JTTS Tahap II sepanjang 574 kilometer membutuhkan investasi Rp 101,1 triliun, dengan rencana Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) tiga ruas yakni Tol Betung-Tempino-Jambi, Tol Jambi-Rengat, dan Tol Rengat-Pekanbaru. Sementara JTTS Tahap III yang merupakan ruas backbone lanjutan direncangan sepanjang 658 kilometer yang meliputi Tol Dumai-Simpang Sigambal-Rantau Prapat, Tol Rantau Prapat-Kisaran, Tol Langsa-Lhokseumawe, Tol Lhokseumawe-Sigli, dan Pangkalan Brandan-Langsa.

Kebutuhan investasi untuk lima ruas tersebut sekitar Rp 117,6 triliun. Sedangkan JTTS Tahap IV yang merupakan ruas penghubung atau feeder dan sudah PPJT meliputi 540 kilometer. Terdiri dari Tol Muara Enim-Lahat-Lubuk Linggau, Tol Payakumbuh-Sicincin, Tol Pangkalan-Payakumbuh, Tol Pekanbaru-Pangkalan, dan Tol Lubuk Linggau-Taba Penanjung. Dan ruas feeder yang belum PPJT yakni Tol Palembang-Tanjung Api Api, Tol Prapat-Tarutung-Sibolga, dan Tol Batu Ampar-M Kuning-Hang Nadim.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button