Vokasi

Songsong Era Baru, Universitas Indonesia Resmikan 4 Smart Classroom Baru

FTUI mulai melakukan revitalisasi ruang-ruang kelas dari yang awalnya kelas tradisional menjadi Smart Classroom sejak tahun 2019.

Konstruksi Media, Depok – Universitas Indonesia (UI) semakin siap menyongsong era baru dalam pendidikan tinggi dengan penambahan 4 Smart Classroom di Fakultas Teknik (FT). Pemberian 4 Smart Classroom dari para mitra donatur ini menambah jumlah fasilitas pendidikan modern yang dimiliki FTUI menjadi 24 Smart Classroom. Keempat ruang kelas tersebut ditempatkan di Gedung Kuliah Bersama S dan K FTUI.

Penyerahan 4 Smart Classroom yang berlangsung pada Senin (15/01) disaksikan oleh Rektor UI, Prof. Ari Kuncoro, S.E., M.A., Ph.D, dan dilaksanakan oleh Dekan FTUI, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU, bersama para mitra donatur, yakni Aland Rinni Patity, Senior Vice President PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (2 ruang kelas); Anton Satyo Hendriatmo, PT PP (Persero) Tbk. (1 ruang kelas); dan Cindar Hari Prabowo, Direktur Kamata Foundation (1 ruang kelas).

Baca Juga:  UI Racing Team Berprestasi dengan Mobil Formula UIRT01 di Kompetisi Internasional

Baca juga: FTUI Gelar Topping Off Pembangunan Gedung Interdisciplinary Engineering

Prof. Ari mengatakan, Smart Classroom tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga membuka pintu inklusivitas bagi berbagai kelompok mahasiswa. Dengan perangkat interaktif, kata dia, mahasiswa dapat berkolaborasi, berbagi ide, dan mengembangkan keterampilan digital yang diperlukan di dunia kerja modern.

“Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan mahasiswa. Smart Classroom mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran. Ini tidak hanya menciptakan lingkungan inklusif, tetapi juga mempersiapkan mahasiswa untuk tantangan di masa depan,” ujar dia.

Dengan kapasitas 40–60 mahasiswa, ruang kelas pintar FTUI dirancang fleksibel untuk dapat disesuaikan dengan berbagai model perkuliahan. Fasilitas yang disediakan meliputi smart board interaktif, smart TV, poly studio, dan smart projector dengan berbagai fitur canggih untuk mendukung pembelajaran luring maupun hybrid.

Menurut Prof. Heri, Smart Classroom di FTUI tidak sekadar menawarkan teknologi canggih, tetapi juga menjadi jembatan akses untuk mahasiswa dengan berbagai kebutuhan belajar. Penggunaan teknologi multimedia dalam Smart Classroom membuka pintu bagi mahasiswa dan pelajar di seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Respons Universitas Indonesia dan Tokyo University Soal Carbon Capture and Storage

“Tanpa perlu hadir secara langsung di kampus FTUI Depok, mahasiswa dari daerah-daerah 3T Indonesia dapat mengakses materi pembelajaran dengan lebih mudah,” ujarnya.

Baca juga: Respons Universitas Indonesia dan Tokyo University Soal Carbon Capture and Storage

FTUI mulai melakukan revitalisasi ruang-ruang kelas dari yang awalnya kelas tradisional menjadi Smart Classroom sejak tahun 2019. Modernisasi 50 ruang kuliah FTUI menjadi ruang kelas pintar ditargetkan selesai sebelum 2025. Keberadaan Smart Classroom juga menjadi bentuk realisasi fisik satu dari sebelas program unggulan Dekan FTUI 2022–2026, yaitu pengembangan fasilitas pendidikan yang dapat mengakomodasi keperluan mahasiswa teknik.

Prosesi serah terima 4 Smart Classroom baru turut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi UI, drg. Nurtami, Ph.D., Sp,OF(K); Wakil Rektor Bidang SDM dan Aset UI, Prof. Dr. Ir. Dedi Priadi, DEA; President Director PT Airbus Indonesia Nusantara, Dani Adriananta; Vice President of Corporate Social Responsibility & SMEPP Management PT Pertamina (Persero), Fajriyah Usman; Direktur Operasi PT PP Urban, Dian Adi Cahyono; Talent Development Expert PT Pertamina Hulu Rokan, Satya Prihatmoko; Senior Manager Pengembangan, Kemitraan, dan Pendidikan Formal Pusdiklat PT PLN, Imam Bari; serta Ketua Iluni FTUI, Nanang Sugianto.

Baca Juga:  Tingkatkan Daya Saing Lulusan, Fakultas Teknik Universitas Indonesia Tambah Tujuh Ruang Kelas Pintar

Reza Antares P

Come closer, I will tell you an interesting story

Related Articles

Back to top button