Jembatan

Hubungkan Proyek Adhi Karya ke Dukuh Atas, MITJ Cari Mitra Bangun JPM

Konstruksi Media – Kabar baik bagi pengguna angkutan umum di Jakarta. PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ) akan segera membangun jembatan penyeberangan multiguna (JPM) di Dukuh Atas, Jakarta Pusat.

Jembatan ini akan menghubungkan proyek yang digarap PT Adhi Karya, yakni kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jabodebek ke moda transportasi massal lainnya.

“Saat ini kami sedang melakukan pencarian mitra bisnis untuk melaksanakan pekerjaan tersebut,” ujar Corporate Secretary PT MITJ, Astrid Pramudityo kepada Konstruksi Media, Jum’at (30/7/2021).

Baca Juga:  Hore! LRT Jabodebek Disebut Bakal Tembus sampai Bogor

Menurutnya, rencana pembangunan JPM itu masih terus dimatangkan di lingkungan internal MITJ bersama pemangku kepentingan lainnya. Dia memastikan, jembatan itu akan dilengkapi lift dan fasilitas pendukung penyandang disabilitas.

“Spesifikasinya sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku, terdapat lift untuk disabilitas dan juga masyarakat,” katanya.

Dari schedulle perencanaan, jembatan itu akan mulai dibangun pada akhir tahun ini. Jembatan sepanjang 250 meter itu diperkirakan selesai pada saat LRT Jabodebek beroperasi.

“JPM ini untuk mengintegrasikan dua stasiun besar dengan kawasan dan memudahkan pergerakan komuter serta bisa diakses oleh siapapun sehingga ini dapat meningkatkan aksesibilitas kawasan,” tandasnya.

PT MITJ sebagai pelaksana proyek JPM ditugaskankan untuk mengintegrasikan semua moda transportasi massal baik LRT Jabodebek, KRL, Transjakarta dan MRT Jakarta.

Baca Juga:  BP Batam: Anggaran Pembangunan Jalan Layang Sei Ladi Rp132 Miliar

PT MITJ merupakan perusahaan patungan antara PT MRT Jakarta (Perseroda) dengan kepemimpinan saham 51% dan PT KAI (Persero) dengan kepemilikan saham 49%. Perusahaan ini resmi berdiri pada tanggal 12 Februari 2020 untuk mengintegrasikan transportasi massal di Jabodetabek. ***

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button