Jalan

Jaga Standar Pelayanan, Jasamarga Perbaiki Jalan Rusak

Konstruksi Media – PT Jasamarga (Persero) melalui anak usaha Jasamarga Metropolitan Tollroad melakukan pemeliharaan jalan baik melalui Scrapping Filling Overlay (SFO) dan Rekonstruksi Perkerasan. 

“Pemeliharaan jalan ini dilakukan secara rutin untuk menjaga kenyamanan pengguna jalan ketika melintasi jalan tol serta menjaga performa jalan tol agar tetap memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM),” ujar General Manager Representatif Office 1, Tri Wahyu Subekti pada laman resmi Jasamarga yang dikutip, Kamis (22/7/2021).

Hingga Juli 2021, ungkapnya, Jasamarga Metropolitan Tollroad telah melakukan pekerjaan SFO di Jalan Tol Jagorawi sepanjang 7.900 m, sedangkan total pekerjaan rekonstruksi perkerasan sepanjang 1.100 m. 

Baca Juga:  Musim Lebaran, Volume Kendaraan Waskita Toll Road Meningkat 20%

“Pada Minggu ini pekerjaan pemeliharaan di Jalan Tol Jagorawi kembali dilanjutkan. Bersama dengan PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) sebagai penyedia jasa layanan pemeliharaan jalan,” katanya.

Pekerjaan pemeliharaan jalan tol Jagorawi itu dilaksanakan pada: 
1. Pekerjaan Pemeliharan Periodik (SFO) 

a. Jalan Tol Jagorawi arah Ciawi

– Km 09+410 s.d km 09+750 lajur 2 sepanjang 340 m, tanggal 21 Juli 2021;

– Km 10+800 s.d Km 11+000 lajur 1 sepanjang 200 m, tanggal 22 Juli 2021;

– Km 11+400 s.d Km 11+650 bahu luar sepanjang 250 m, tanggal 23 Juli 2021; 

b. Jalan Tol Jagorawi arah Jakarta

Km 11+170 s.d Km 11+470 lajur 1 sepanjang 300 m, tanggal 24 Juli 2021. 

Baca Juga:  Karena Hal Ini, Belasan Proyek Infrastruktur di Sumsel Mangkrak

Pekerjaan SFO dilakukan pada periode window time yaitu pukul 22.00 s.d 05.00 WIB. 

2. Pekerjaan Rekonstruksi Perkerasan

Pekerjaan rekonstruksi perkerasan dilakukan di Kanalisasi Pasar Rebo tepatnya Km 08+655 s.d Km 07+600 arah Jakarta pada lajur 2 sepanjang 285 m mulai hari Rabu (21/07) pukul 13.00 WIB s.d hari Sabtu (31/07) pukul 05.00 WIB. 

“Selama pekerjaan pemeliharaan SFO dan Rekonstruksi Perkerasan berlangsung, lajur yang menjadi objek pemeliharaan tidak dapat dilintasi, namun lajur lainnya dapat digunakan sebagai lajur lalu lintas,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas atas diskresi kepolisian guna memastikan kelancaran lalulintas di sekitar lokasi pekerjaan.

Rekayasa lalulintas berupa pengalihan kendaraan dari arah Bogor menuju Pasar Rebo dialihkan ke lajur 1 jalan utama dan keluar melalui bukaan sementara di Km 07+600. 

Baca Juga:  Perbaikan 15 Ruas Inpres Jalan Daerah Sepanjang 147 km di Sulawesi Tengah

Jasamarga Metropolitan Tollroad bersama dengan PT JMTM juga menyiapkan rambu-rambu untuk pengamanan pekerjaan sesuai standar seperti seperti menyediakan rubber cone, lampu selang/penanda lokasi kerja pada malam hari, menyiagakan petugas pengaturan lalulintas serta memastikan petugas tetap menjaga protokol kesehatan di sekitar lokasi pekerjaan. 

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pekerjaan tersebut. Diimbau kepada pengguna jalan agar tetap berhati-hati, mengatur waktu perjalanannya, mengecek kondisi lalulintas perjalanan melalui aplikasi Travoy 3.0 atau peta perjalanan digital lainnya jika diperlukan,” tandasnya. ***

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button