INFOKorporasi

Tingkatkan Mutu dan Keamanan Konstruksi, Nindya Karya Gelar Pelatihan dan Sertifikasi K3

Nindya Karya berkomitmen untuk selalu memberikan pelatihan dan sertifikasi K3 kepada para pegawainya, khususnya para Pengawas K3.

Konstruksi Media, Jakarta – PT Nindya Karya (Persero) mengadakan pelatihan dan sertifikasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Aula Lantai 9, Gedung Nindya, Jakarta.

Vice President TJSL & Umum Nindya Karya, Muhammad Rusdi menjelaskan, pelatihan ini diikuti oleh para Pengawas K3 dari berbagai proyek Perseroan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Rusdi menerangkan, pelatihan dan sertifikasi ini dilaksanakan demi meningkatkan mutu serta keamanan konstruksi yang akan Nindya Karya hadirkan ke depannya.

Baca juga: Nindya Karya-KBN Gelar Tasyakuran Bangun Gudang Konsolidasi Ekspor Terbesar di Indonesia

“K3 merupakan aspek penting dalam setiap proyek konstruksi. Oleh karena itu, Nindya Karya berkomitmen untuk selalu memberikan pelatihan dan sertifikasi K3 kepada para pegawainya, khususnya para Pengawas K3 yang memiliki peran penting dalam memastikan keselamatan kerja di lapangan,” ujar Rusdi dikutip dari Instagram @nindyakarya, Senin (8/1/2024).

Baca Juga:  OIKN Hadirkan Calon Pemrakarsa Investasi Hunian Pekerja Konstruksi II IKN Nusantara

Lebih lanjut Rusdi menyampaikan, Nindya Karya selalu mengedepankan budaya K3 dalam setiap kegiatan operasionalnya.

Menurut dia, hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang mengedepankan aspek keselamatan dan kesehatan pekerja.

Baca juga: Nindya Karya Kerjakan Pembangunan Paralympic Training Center Karanganyar

Rusdi menambahkan, pelatihan dan sertifikasi K3 ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para Pengawas K3 dalam menerapkan standar K3 di lapangan.

Dengan demikian, diharapkan dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja, untuk mewujudkan proyek konstruksi yang aman dan berkualitas.

Hadir sebagai pemateri dalam pelatihan ini di antaranya Ir. Kusumo Drajat, seorang Ahli Keselamatan Konstruksi yang berpengalaman. Pelatihan ini berlangsung selama dua hari, di mana hari pertama diisi dengan materi dan diskusi, sedangkan hari kedua difokuskan pada proses sertifikasi.

Baca Juga:  Bangkitkan Pasar Industri Baja, Krakatau Steel Terbitkan OWK Seri B Rp 800 Miliar

Related Articles

Back to top button