Air

Erick Thohir: Kerja Sama Indonesia-China Akan Bangun Pelabuhan di Ambon

Konstruksi Media – Menteri Badan Usaha Nilik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, Indonesia dan China telah menjalin kesepakatan penting di sektor BUMN, terutama terkait proyek strategis yang kini sedang dikerjakan BUMN. Hal itu dikatakan Erick menjelang pertemuan dua negara, yakni Indonesia-China pada 5-9 Juni 2021.

Erick mengatakan, kerja sama pada sejumlah proyek infrastruktur vital dan kemaritiman juga nanyinya yang akan disepakati untuk ditingkatkan. Erick menegaskan bahwa kerja sama ini menempatkan narasi keberpihakan terhadap perekonomian rakyat.

Kerja sama Indonesia-China, kata Erick, juga dengan memperhatikan kepentingan nasional yang strategis. Proyek akan melibatkan BUMN yang akan menjadi motor pembangunan di sejumlah wilayah Nusantara.

Baca Juga:  Indonesia Healthcare Corporation Bakal Topping off Bali International Hospital Akhir Juli 2023

“Tak hanya di pulau Jawa, melainkan pula pembangunan strategis di wilayah Timur Indonesia. Sebagai misi untuk mempertegas kedaulatan maritim dan perikanan, Indonesia akan membangun pelabuhan perikanan di Ambon sebagai bagian untuk menyukseskan program lumbung ikan nasional,” ujar Erick dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (6/6/2021).

Selain itu, Erick juga mengatakan bahwa kerja sama Indonesia itu sebagai hub regional untuk produksi vaksin, pembangunan pabrik bahan baku obat yang selama ini 90 persen impor, dan R&D untuk obat herbal.

Baca Juga:  Menyasar 11.968 Lokasi, Padat Karya Irigasi Serap Rp2,7 triliun

“Tentu ini merupakan hal yang positif. Komitmen kerja sama untuk kita mandiri di dunia kesehatan sebagai ketahanan nasional,” katanya.

Erick mengatakan, sesuai dengan yang disampaikan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, bahwa kerja sama ini dengan kesetaraan.

“Seperti disampaikan bapak Menko Kemaritiman dan Investasi bahwa kerja sama berlandaskan kesamaan dan kesetaraan kedua negara sebagai mitra yang memiliki semangat senasib dan sepenanggungan. Pada era pandemi yang mana seluruh negara terdampak, maka kerja sama menjadi jawaban untuk bisa bersama mengatasi krisis,” ungkapnya.

“Apalagi kerja sama antara dua negara besar dunia, yakni Indonesia dan Cina. Ini menjadi komitmen dan usaha bersama untuk berkontribusi memberi perbaikan di segala sektor pasca-pandemi,” pungkasnya

Baca Juga:  Brantas Abipraya Tingkatkan Kualitas Layanan Sanitasi di Jambi

Diketahui, dalam pertemuan tersebut, Indonesia mendelegasikan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri BUMN Erick Thohir, Wamen Keuangan Suahasil Nazara, dan Wamen Kesehatan Dante Saksono Herbuwono. ***

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button