Korporasi

Kelola Banyak Anak Usaha, Ini Yang Dilakukan Pertamina

Konstruksi Media – Direktur SDM Pertamina, M Erry Sugiharto mengatakan bahwa selama satu tahun terakhir, BUMN ini telah melakukan beberapa hal guna mengakselerasi restrukturisasi SDM. Tersebut dilakukan sebagai upaya pihaknya beradaptasi dengan tantangan bisnis yang semakin dinamis.

“Pertama, menyusun panduan change management & communication plan yang berisi change management steps, communication strategy, communication workplan, dan engagement topic. Kedua, melakukan penyampaian informasi berjenjang (cascading information) untuk memastikan penyebaran informasi sampai ke seluruh elemen pekerja,” ujar Erry dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (23/7/2021).

Baca Juga:  Garap Bisnis Berkelanjutan, Pertamina Sabet Penghargaan Bergengsi Se-Asia

“Ketiga, melakukan engagement kepada para stakeholder sesuai dengan Subholding terkait. Keempat, melakukan komunikasi secara formal dan informal kepada pekerja dengan melibatkan atasan langsung dan tentunya dengan guidance dari Human Capital dan yang terakhir, memonitor dan melaporkan pelaksanaannya secara periodik,” tambahnya.

Hasilnya, kata Erry, organisasi yang lean dan agile dalam bentuk struktural dan fungsional serta implementasi team based yang berdampak pada pengurangan layer dalam organisasi.

Selain itu, akselerasi transisi tersebut menciptakan percepatan pengambilan keputusan dalam pengembangan bisnis eksisting maupun bisnis baru melalui pemberdayaan subholding.

“Dengan adanya perubahan proses model juga dapat mengoptimasi span of control dari sebelumnya mengelola langsung lebih dari 120 anak perusahaan menjadi 12 anak perusahaan core business dan beberapa anak perusahaan portofolio sehingga menjadi lebih efektif dan optimal,” ungkapnya.

Baca Juga:  Citra Marga Nusaphala Persada Rombak Jajaran Pengurus Melalui RUPSLB

Erry menegaskan, dengan mengoptimalkan subholding, secara organisasi juga memberikan impact yang positif karena berfokus pada lini bisnis masing-masing sehingga kapabilitas organisasi menjadi lebih kuat dengan percepatan pengembangan melalui centre of excellence yang fokus.

“Jalur karier juga menjadi lebih luas dan beragam antar holding subholding dengan jumlah milenial top talent sebesar 46 persen,” tegasnya.

Lebih lanjut Erry menyampaikan, parenting model dengan strategic holding & active holding membuat holding berperan sebagai pemegang kendali dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus sebagai integrator dalam pengelolaan bisnis antar-subholding.

Erry bersyukur, berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh tim change management, secara umum pekerja Pertamina memiliki semangat yang tinggi dalam mendukung transformasi perusahaan.

Baca Juga:  Tekan Polusi Jakarta, Erick Thohir Ajak Publik Beralih ke Kendaraan Listrik

“Dengan semangat dan dukungan tersebut, saya yakin seluruh pekerja Pertamina akan memberikan kontribusi terbaiknya dalam mengakselerasi proses adaptasi kelancaran operasional dengan menggunakan pola organisasi dan strategi perusahaan yang baru,” pungkasnya.***

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button