Pembiayaan

Kinerja Unit Syariah BTN Membaik, Dirut: Terapkan Inisiatif Strategis

Konstruksi Media – Kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Unit Usaha Syariah menunjukkan kinerja positif di pertengahan tahun ini. Hal ini disebabkan, pihaknya menerapkan sejumlah inisiatif strategis.

Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo mengungkapkan, perkembangan unit usaha syariah BTN ini sejalan dengan pertumbuhan bisnis konvensional.

“Unit syariah BTN berhasil meraih laba bersih senilai Rp87,54 miliar pada triwulan II-2021. Sehingga, terjadi peningkatan kinerja aset sebesar 14,06 persen dari Rp31,09 triliun menjadi Rp35,46 triliun pada triwulan II-2021,” ujar Haru yang dilansir Antara, Kamis (29/7/2021).

Baca Juga:  Semakin Kompetitif, Krakatau Steel Catatkan Laba Rp 326 miliar

Membaiknya kinerja BTN, ungkap Haru, dikarenakan pihaknya menerapkan sejumlah inisiatif strategis.

Penerapan inisiatif strategis ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pemberian kredit, perbaikan layanan, serta pertumbuhan bisnis dan kualitas operasional BTN maupun UUS.

Inisiatif tersebut yakni transformasi model operasional cabang, memperkuat akses perumahan terjangkau dan mengembangkan value chain perumahan, meningkatkan pertumbuhan CASA dan DPK Low Cost, perbaikan proses dan struktur organisasi, serta mengembangkan ekosistem perumahan digital.

“Ke depan kami akan menjadi bank yang fokus pada perumahan dan bisa memberikan layanan terbaik untuk masyarakat Indonesia,” katanya.

Selain dari sisi peningkatan aset, jelasnya, program pembiayaan unit syariah BTN juga mengalami kenaikan hingga 12,5 persen, dari Rp23,88 triliun pada triwulan II-2020 menjadi Rp26,86 triliun per triwulan II-2021.

Baca Juga:  Dirut SMF: Pembiayaan Perumahan Hijau Jadi Instrumen Finansial Inovatif

Kemudian, BTN Syariah juga sukses mencatatkan lonjakan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 29,27 persen, dari Rp20,8 triiun di triwulan II-2020 menjadi Rp26,89 triliun pada triwulan II-2021.***

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button