Renewable

Kembangkan PLTM di Sumatera, Brantas Energi Gandeng SMI

Konstruksi Media – PT Brantas Energi (BREN) yang merupakan anak usaha PT Brantas Abipraya (Persero) melaksanakan penandatangan nota kesepahaman dengan PT Sarana Multi Infrastruktur/SMI (Persero) untuk pendanaan pembangunan infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Maiting Hulu. Penandatanganan dilakukan di Kantor Pusat Brantas Abipraya, Jakarta.

“Sinergi ini merupakan salah satu langkah nyata penerapan AKHLAK BUMN, kolaborasi antara anak usaha Abipraya dengan SMI untuk merealisasikan target pemerintah sesuai PP No. 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional dan Peraturan Presiden No. 22 Tahun 2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional, yaitu tercapainya bauran EBT sebesar 23% pada tahun 2025,” ujar Direktur Utama Brantas Energi Sutjipto dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (28/8/2021).

Baca Juga:  Tanam 10 Miliar Pohon, Arab Saudi Upayakan Tekan Emisi Dunia

Sutjipto mengatakan, kiprah Brantas Energi dalam membangun unit pembangkit hidro tidak terlepas dari kerjasama dengan SMI yang telah terjalin sejak tahun 2018.

Semakin meluaskan sayapnya sebagai penyedia produk energi terbarukan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, hingga kini, kata Sutjipto, Brantas Energi telah berhasil membangun dua unit pembangkit hidro dan satu unit pembangkit tenaga surya dengan total kapasitas 14 Mega Watt (MW).

“Diantaranya adalah PLTM Padang Guci di Bengkulu sebesar 3 x 2 MW, PLTM Sako-1 yang berlokasi di Sumatera Barat dengan daya 2 x 3 MW, dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Gorontalo sebesar 2 MW,” katanya.

Tak hanya itu, demi tercapainya percepatan pengembangan EBT yang menjadi program Pemerintah, Brantas Energi saat ini juga sedang merampungkan dua unit pembangkit hidro berkapasitas 15 MW yaitu PLTM Padang Guci-2 yang berada di Kabupaten Kaur, Bengkulu sebesar 2 x 3,5 MW dan PLTM Maiting Hulu di Toraja Utara, Sulawesi Selatan, berkapasitas 2 x 4 MW.

Baca Juga:  PT SMI dan UI Kolaborasi Dorong Pembangunan Nasional Berbasis Riset

“Nantinya dua PLTM ini direncanakan akan berproduksi pada triwulan IV tahun 2021 dan Triwulan 1 tahun 2022,” ungkapnya.

Dalam kesuksesan pembangunannya pun tak lantas lepas dari campur tangan sinergi dengan SMI. Ini adalah kerjasama yang telah berjalan ketiga kalinya. Sinergi Brantas Energi dan SMI ini diawali dengan pemberian fasilitas kredit investasi untuk membangun PLTM Sako-1 di tahun 2018, tingkat kepercayaan SMI kepada Brantas Energi semakin baik dengan melanjutkan memberikan kredit investasi untuk pembangunan PLTM Padang Guci-2.

“Dengan tingkat kepercayaan yang semakin baik ini diharapkan sinergi dengan SMI tetap berlanjut untuk mendukung investasi BREN dalam Energi Baru Terbarukan untuk mendukung Pemerintah dalam program energi nasional di tahun 2025,” pungkas Sutjipto.***

Baca Juga:  Jakpro Ajukan Hutang Untuk ITF Sunter, DPRD: Harus Ada Penjelasan

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button