Electricity

Program Electrifying Agriculture PLN Hemat Pengeluaran Petani Bawang di Enrekang

Konstruksi Media – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mendukung budidaya bawang merah melalui program Electrifying Agriculture guna mendorong peningkatan produktivitas petani di Enrekang, Sulawesi Selatan.

Hal tersebut dimulai dengan penandatanganan MoU “PETIK BM” oleh Manager PLN UP3 Pinrang, Mulke Tumanken dengan Bupati Enrekang di Kantor Bupati Enrekang.

Mulke Tumanken mengatakan, dengan ditandatangani MoU ini, PLN optimistis dapat menyuplai listrik yang memadai sehingga bisa meningkatkan produktivitas bagi petani bawang.

“Melalui Electrifying Agriculture,  PLN berharap para petani tidak hanya menggunakan listrik untuk pencahayaaan saja, tetapi juga memanfaatkannya untuk menghidupkan pompa air untuk irigasi sehingga petani tidak menggunakan genset yang dapat mencemari lingkungan,” ujar Mulke Tumanken dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (12/7/2021).

Baca Juga:  Aparat Penegak Hukum Didesak Selidiki PLTU Mangkrak

Sementara itu, Bupati Enrekang, Muslimin Bando mengucapkan terima kasih kepada PLN atas dukungannya kepada petani di Kabupaten Enrekang, khususnya dalam mewujudkan pertanian yang ramah lingkungan.

“Ini menjadi salah satu langkah maju untuk mengembangkan sistem pertanian yang lebih modern,” kata Muslimin Bando.

Dirinya menjelaskan, salah satu kendala petani bawang di Enrekang yakni lahan pertanian tidak memiliki jaringan listrik yang memadai untuk menghasilkan air serta mengusir hama. Dengan adanya kerja sama ini, lahan-lahan tersebut mendapat mensuplai listrik yang baik dari PLN sekaligus meminimalisir biaya produksi petani.

“Suplai listrik dari PLN yang baik, nantinya dapat menyalakan lampu-lampu pengusir hama bagi petani dan dengan adanya lampu pengusir hama bisa menekan biaya produksi hingga 30-40 persen bagi petani,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pertama di Indonesia, PLN Bangun Konstruksi Jaringan Kabel Bawah Tanah di Kampus UGM

Diketahui, sebanyak 12 kecamatan di Enrekang sudah menggunakan listrik PLN melalui Electrifying Agriculture, dan yang paling besar menggunakan adalah kecamatan Anggeraja, Baraka dan Alla’.***

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button