Apartemen

Rusun Politeknik PU Wajib Rampung Tahun Ini, Adhi Karya Dapat Pesan Khusus

Konstruksi Media – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono memberikan pesan khusus untuk PT Adhi Karya, sebagai kontraktor yang membangun Rumah Susun (Rusun) Politeknik PU.

Hal itu disampaikan Basuki Hadimuljono saat meninjau proyek Rusun Politeknik PU belum lama ini.

“Pembangunan Rusun Politeknik PU ini harus diawasi dengan ketat, mulai dari kualitas bangunannya sampai batas waktu yang sudah ditentukan. Jangan jadikan cepat terbangun saja, tapi kualitasnya harus terjaga dengan baik,” ujar Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis, Rabu (23/6/2021).

Baca Juga:  Bantuan PSU Tahun 2021 Ditargetkan Capai 25.000 Unit

Dikatakan Basuki Hadimuljono, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berkomitmen mendukung pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul melalui Politeknik PU di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Keberadaan Rusun itu untuk menyediakan hunian yang layak bagi mahasiswa Politeknik PU. Dia menargetkan, Rusun Politeknik PU ini harus tuntas akhir tahun 2021 ini.

“Kami targetkan pembangunan dua tower rumah susun Politeknik Pekerjaan Umum di Semarang selesai tahun ini,” tegasnya.

Pembangunan Rusun Politeknik PUPR mulai dikerjakan pada 31 Maret lalu dengan masa selesai sesuai kontrak pekerjaan 31 Desember 2021. Rusun dibangun oleh kontraktor PT Adhi Karya (persero) dengan anggaran APBN sebesar Rp 112,6 miliar.

Rusun Politeknik PU dibangun 2 tower  di Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang yang terdiri dari 154 unit difungsikan sebagai kamar asrama mahasiswa dan 58 unit ruang publik. Untuk seluruh unit hunian nantinya  dilengkapi dengan meubelair seperti tempat tidur, meja belajar, dan kursi belajar.

Baca Juga:  Bangun Tower Chihana, Investor Jepang Buktikan Peminat Apartemen Masih Tinggi

Menteri Basuki mengatakan adanya pembangunan rusun diharapkan dapat menambah semangat belajar bagi mahasiswa Politeknik PU. Mahasiswa juga bisa tinggal lebih dekat dengan lingkungan kampus. “Kami telah mendesain ruangan kamar  agar nyaman digunakan sebagai asrama dan tempat belajar,” tutur  Basuki. ***

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button