Kawasan

Alokasikan Rp370 Miliar, Proyek Stadion Mattoanging Dilanjut

Konstruksi Media – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel, Andi Arwin Azis mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan akan tetap melanjutkan pembangunan Stadion Mattoanging. Namun, Arwien belum bisa menyebut berapa jumlah anggaran yang akan dialokasikan tahun ini melalui Kebijakan Umum Anggaran/Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA/PPAS).

“Kami menunggu berapa alokasi anggaran yang disiapkan dan disepakati bersama nanti dlm KUA/PPAS TA. 2022,” ujar Andi Arwien Azis, Rabu (21/7/2021).

Lebih lanjut Arwien menyampaikan, lelang dini untuk proyek dengan anggaran Rp370 miliar tersebut rencananya akan dilakukan Agustus mendatang, sehingga pemenang lelang konstruksinya bisa diumumkan. Dengan begitu, sambung Arwien, peletakan batu pertama bisa dilakukan di awal tahun 2022 mendatang.

Baca Juga:  KTT ASEAN ke-42, Infrastruktur Penunjang Labuan Bajo-Tanamori Terus Ditingkatkan

“Bulan Januari tahun 2022 sudah langsung (pekerjaan konstruksi). Peletakan batu pertama dan langsung bekerja karena kita sudah berkontrak di tahun itu,” katanya.

Dijelaskan Arwien, meski kapasitasnya diturunkan namun stadion Mattoanging tetap akan berstandar internasional.

“20.000 itu bukan tidak berstandar internasional. Standar AFC, selama ini kita pernah pakai Mattoanging piala AFC. Konsep lama saja sudah masuk AFC. Masa dengan konsep yaitu sudah membangun baru dengan kualitas lebih bagus,” tuturnya.

Arwin melalui Instagram storynya telah mengupdate perkembangan desain additional. Tujuannya, untuk menyampaikan ke masyarakat bahwa Pemprov Sulsel masih terus bekerja untuk menghadirkan kembali stadion.

Meski begitu, Arwin belum mau membeberkan gambaran terkait desain tersebut sebab masih dalam tahap penyempurnaan. “Itu masih ada beberapa perubahan. Nanti kami rilis desain ultimatenya,” pungkasnya.

Baca Juga:  Negosiasi Buntu, Pemprov SulSel Bakal Eksekusi Lahan Proyek Kereta Api

Sebelumnya, desain additional Stadion Mattoanging dikerjakan oleh PT Arkonin. Ia merupakan pemenang tender Detail Engineering Design (DED) Stadion Mattoanging pada tahun 2020. PT Arkonin sebelumnya telah merampungkan DED Stadion berkapasitas 40 ribu penonton.

Selain akan menjadi stadion dengan kapasitas 40.000 penonton, markas klub sepak bola PSM Makassar ini juga akan dilengkapi dengan area komersil. Seperti jogging track, kafe, kios-kios souvernir, tempat fitness, tempat jual beli alat olahraga dan sebagainya.

Juga ada museum, dimana benda-benda bersejarah peninggalan stadion lama akan disimpan. PT Arkonin kembali bersedia mengerjakan desain stadion yang baru atau desain additional tanpa tambahan biaya.

Melalui desain baru ini, Pemprov Sulsel memutuskan untuk menurunkan kapasitas penonton, dari 40 ribu menjadi 20 ribu penonton. Alasannya, menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah.

Baca Juga:  Fix! Proyek Ibu Kota Baru Semester II Bakal Dimulai

Desain lama memerlukan anggaran sekira Rp1,4 triliun. Pemprov Sulsel melalui APBDnya tak mampu membuat stadion desain megah sesuai cita-cita gubernur non aktif, Nurdin Abdullah.

Mulanya, anggaran pembangunan stadion mengharap pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI). Namun hingga saat ini belum ada kejelasan soal pinjaman tersebut. Bahkan pinjaman PEN tahun 2020 dari SMI belum semuanya terserap.***

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button