Electricity

PLN Terangi 80 KK di Batu Licin, Warga: Alhamdulillah Kini Bisa Menikmati Listrik

Konstruksi Media – General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UIW Kalselteng), Tonny Bellamy menyampaikan, pihaknya akan terus berupaya untuk dapat menghadirkan terang bagi masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di desa desa terpencil di provinsi Kalimantan Selatan-Tengah.

Tonny menuturkan, dalam membangun infrastruktur kelistrikan seperti di daerah Batu Licin Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, tantangan yang beragam menjadi hal yang biasa dihadapi oleh pejuang kelistrikan. Sebab itu, kata Tony, dia mengapresiasi upaya stakeholder dalam membangun ketenagalistrikan di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Tentu tidak mudah jika PLN sendirian dalam membangun infrastruktur kelistrikan, terutama dengan keterbatasan akses transportasi, namun dengan bantuan masyarakat dan pemerintah daerah, upaya untuk mewujudkan Rasio Electrifikasi 100% akan segera terwujud,” ujar Tonny dalam keterangan yang diterima di Jakarta, kemarin.

Baca Juga:  Listriki  4 Desa di Pelosok Kalbar, PLN Kucurkan Rp9,2 Miliar

Upaya PLN yang telah menginvestasikan dana hampir Rp 1 Miliar guna melistriki 80 Kepala Keluarga (KK) di desa tersebut membawa harapan baru bagi masyarakat setempat, hal ini yang diungkapkan oleh Siti Aminah, salah seorang warga Desa Maju Bersama.

“Syukur Alhamdulillah, mulai saya kecil sampai dewasa sekarang ini akhirnya saya bisa menikmati listrik di desa saya sendiri, saya tidak perlu repot lagi untuk membeli BBM guna mengoperasikan genset pada malam hari,” tutur Aminah.

Aminah menambahkan bahwa sebelum adanya listrik PLN, dirinya memerlukan sekitar ± 5 liter solar untuk 5 jam pemakaian genset pada malam hari.

Diketahui, Desa Maju Bersama berjarak ± 10,8 km dari Jalan Poros Pelaihari – Batulicin. Guna menghadirkan listrik ke lokasi, PLN dihadapkan dengan keterbatasan infrastruktur akses jalur transportasi darat.

Baca Juga:  Alokasikan Rp11,35 Miliar, PLN Kembali Terangi 10 Desa Terpencil di Nias

Untuk menghadirkan listrik di dusun tersebut, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 1,5 kilometer sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 3.45 kms dan 2 Gardu Distribusi dengan kapasitas daya sebesar 100 kilo Volt Ampere (KVA).

Kehadiran litrik di Desa Maju Bersama dinilai lebih andal karena telah tersambung dengan sistem kelistrikan Kalimantan Selatan. Melalui pembangunan ini pula, Rasio Elektrifikasi Kalimantan Selatan sampai dengan Mei 2021 meningkat menjadi 99,65%.

Listrik menjadi kebutuhan primer masyarakat  karena memiliki peranan penting dalam menggerakkan roda perekonomian dan meningkatkan sumber daya manusia. Diharapkan, dengan hadirnya listrik maka akan membawa dampak positif bagi masyarakat setempat. ***

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button